Monday, Mar 15, 2010
Login

Category: Manajemen Diri

Indahnya Kegagalan

gagal bangkrut 300x199 Indahnya KegagalanSiapakah manusia yang tidak pernah gagal? Manusia terbaik pun, Nabi Muhammad SAW sering mengalami kegagalan, kalah perang, dan ajakan dakwahnya ditolak. Apa lagi kita yang hanya sebagai manusia biasa, seharusnya lebih biasa dengan kegagalan.

Kita adalah makhluk yang lemah, segala kekuasaan ada ditangan Allah dan kita tidak punya kontrol sama sekali kecuali sebagian kecil saja atas izin Allah. Tentu saja kegagalan akan sering menemui kita. Saya yakin Anda pernah gagal, begitu juga saya meskipun mungkin kegagalan-kegagalan kecil. Alhamdulillah sampai saat ini kita tidak banyak begitu terpengaruh oleh kegagalan-kegagalan kecil tersebut.

Dengan kegagalan kita mendapat ilmu baru, yaitu kita mengetahui cara yang salah, yang bisa menjadi pelajaran dimasa depan agar tidak kita lakukan lagi. Seperti kisah Thomas Alpha Edison yang gagal ribuan kali sebelum berhasil menciptakan bola lampu.

“Kegagalan” dapat memberikan kekuatan. Anggaplah kegagalan yang terjadi pada diri kita merupakan suatu latihan. Dengan latihan kita akan lebih tegar. Semakin sering kita latihan akan semakin kuat dan akan semakin terampil kita melakukannya, “practice make perfect”.

“Kegagalan” adalah ladang mendapatkan pahala. Jika Anda menyikapi kegagalan dengan sikap yang baik, yaitu dengan shabar, Anda akan mendapatkan pahala dari Allah. Kegagalan bisa merupakan ujian bagi kita. Bisa juga memang Allah menginginkan kita gagal disuatu tujuan, karena itu bukan yang terbaik bagi Anda.

“Kegagalan” dapat menggali potensi Anda. Dengan kegagalan Anda akan berusaha mencari cara-cara baru dan strategi-strategi baru untuk mencapai hasil yang diinginkan. Secara otomatis Anda akan menggali lebih dalam potensi yang Anda miliki, bahkan mungkin saja potensi yang selama ini tersembunyi. Semakin sering kita gagal, akan lebih tergali potensi-potensi yang kita miliki.

“Kegagalan” akan mengembangkan kreatifitas Anda. Anda akan mencari ide-ide baru yang bisa Anda gunakan atau Anda pilih untuk mendukung tujuan Anda. Terkadang ide-ide muncul pada saat kita telah berkali-kali gagal. Bertanyalah setelah Anda gagal, adakah cara lain? Adakah ide lain?

Jika demikian kenapa harus takut gagal? Robert T Kiyosaki pernah kehilangan jutaan dolar pada bisnisnya sebelum dia pensiun muda dan kaya. Seorang Anak berkali-kali jatuh mengendarai sepeda sebelum dia dengan ceria bersepeda. Dan masih banyak cerita-certia kegagalan yang justru menjadi awal sebuah kesuksesan. Yang penting jangan berhenti setelah gagal. Masih ada ribuan cara dan masih ada ribuan ide untuk Anda gunakan meraih mimpi Anda.


Ambillah Langkah Pertama

Ambil langkah pertama dalam perjuangan. Anda tidak harus melihat seluruh tangga, ambil saja langkah pertama. -Dr. Martin Luther King Jr.

Mengapa Dr. Martin mengatakan kalimat ini? Banyak orang yang terhenti langkahnya atau tidak mengambil tindakan karena mereka selalu bertanya “nanti bagaimana?” Jika tidak melihat langkah-langkah selanjutnya, mereka tidak mau bertindak. Apa penyebabnya?


Luaskan jiwa, bergembira dengan masalah apapun.

Dalam tulisan saya : Masalah, I Love You, saya harap anda sudah belajar untuk terus meningkatkan kemampuan. Proses ini penting agar masalah bisa diselesaikan dan anda menjadi pribadi yang terus berkembang. Pengembangan diri yang by design jadinya. Pada kesempatan kali ini, mari kita bedah tentang seberapa besar sih masalah yang anda hadapi menekan anda.


Berhenti Berharap & Mulai Bertindak

Apakah anda berharap kaya, punya banyak uang, bisnis yang berhasil……
Jika anda menghabiskan waktu untuk berharap, anda tidak akan mendapatkan hasil yang dicari. Untuk mencapai kesuksesan, anda perlu menggali lebih dalam.

Di bukunya “Think and Grow Rich”, Napoleon Hill mengatakan: “Dengan berharap tidak akan menghasilkan apa-apa. Tapi, mengharapkan kesuksesan pemikiran yang menjadikannya obsesi, kemudian merencanakan cara yang tepat dan bersungguh-sungguh mencapainya, dan mendukung perencanan dengan keteguhan tanpa mengenal kegagalan, akan menghasilkan kesuksesan.”